---------------------
Sudah lebih 4 bulan yang lalu, bau kampung halaman masih tercium dan rasanya pengen selalu ada disana. kebersamaan, ketenangan, bertemu dengan Ibu, kakak dan famili lainnya, entah bayangan itu selalu meluncur saat titik jenuh dalam bekerja sudah saturated. Dimana semangat bertemu dengan mereka kian tak terbendung......
---------------------
Mulai bicara keluarga, perasaan, dan aktifitas lainnya. So.. Paragraf paling awal ini bisa membuka semuanya.
---
Kebiasaan yang sudah lama dalam hidup ini, susah untuk mengungkapkan perasaan dengan tulisan yang panjang dan bertele - tele. Emang bukan seorang penulis dan sastrawan sih,, tapi kondisi apapun susah untuk mencari dan mengingat segala memori ini, dengan segala keterbatasan manusia. Toh akhirnya saya luluh juga untuk mulai menulis dan mendokumenkan dalam bentuk blog. Dari dulu terlalu senang menulis di sobekan kertas bekas yang entah sekarang tersimpan dimana. Jadi ingat masa SMP yang seneng banget buat puisi yang tersimpan rapi oleh seorang bernama Tiwi.. Semoga dia masih menyimpan sisa - sisa memori itu sampai saat ini. Berlanjut masa SMA yang sudah punya malu untuk memberikan ke orang lain, lebih sering nulis puisinya di belakang buku tulis (halaman paling belakang) dan di sela buku pelajaran yang kosong. Sudah berapa puluh puisi yang berceceran entah dimana.
Masa kuliah ini bisa dibilang masa subur untuk berkarya, namun wadah yang selama ini aku ikuti untuk mengembangkan bakatku masih belum produktif, bisa di bilang mati suri. Dan ujung dari semua ini adalah tetap melanjutkan menulis curahan hati di bekas kertas laporan praktikum kimia. Masih bersyukur di masa ini keinginan buat menulis masih kuat, walopun media sudah mendukung mulai dari Laptop, internet dan fasilitas lainnya, tapi tetep saja masih dusun dan ogak membuat blog utuk aktualisasi diri agar orang lain bisa baca segala tulisan saya.
2 tahun pertama bekerja mati suri untuk menulis segala hal yang berbau sastra, dan yang lebih spesialisasiku adalah puisi, entah sampai tulisan ini jadipun dimana saya sudah mendiami pabrik ini 3 tahun lamanya. Sekarang.. ya sekarang ini baru mau buka diri untuk menulis di blog dan entah siapa saja yang mau membaca segala tulisan saya dan hal apa saja yang terlintas di fikiran ini.
Memulai memberikan feedback pada diri sendiri agar semua ini bisa bermanfaat buat orang lain. Tujuan dari semua ini adalah bentuk aktualisasi diri yang bebas dan membawa kebaikkan bersama. Semoga saya selalu dapat masukan dan saran demi baiknya segala tulisan dan kesopanan berbicara. Ini juga sebagai media syiar agama dan keberkahan hidup. Beharap sedikit ini berkah.
22102015
Didepan layar Furnace
---
Kebiasaan yang sudah lama dalam hidup ini, susah untuk mengungkapkan perasaan dengan tulisan yang panjang dan bertele - tele. Emang bukan seorang penulis dan sastrawan sih,, tapi kondisi apapun susah untuk mencari dan mengingat segala memori ini, dengan segala keterbatasan manusia. Toh akhirnya saya luluh juga untuk mulai menulis dan mendokumenkan dalam bentuk blog. Dari dulu terlalu senang menulis di sobekan kertas bekas yang entah sekarang tersimpan dimana. Jadi ingat masa SMP yang seneng banget buat puisi yang tersimpan rapi oleh seorang bernama Tiwi.. Semoga dia masih menyimpan sisa - sisa memori itu sampai saat ini. Berlanjut masa SMA yang sudah punya malu untuk memberikan ke orang lain, lebih sering nulis puisinya di belakang buku tulis (halaman paling belakang) dan di sela buku pelajaran yang kosong. Sudah berapa puluh puisi yang berceceran entah dimana.
Masa kuliah ini bisa dibilang masa subur untuk berkarya, namun wadah yang selama ini aku ikuti untuk mengembangkan bakatku masih belum produktif, bisa di bilang mati suri. Dan ujung dari semua ini adalah tetap melanjutkan menulis curahan hati di bekas kertas laporan praktikum kimia. Masih bersyukur di masa ini keinginan buat menulis masih kuat, walopun media sudah mendukung mulai dari Laptop, internet dan fasilitas lainnya, tapi tetep saja masih dusun dan ogak membuat blog utuk aktualisasi diri agar orang lain bisa baca segala tulisan saya.
2 tahun pertama bekerja mati suri untuk menulis segala hal yang berbau sastra, dan yang lebih spesialisasiku adalah puisi, entah sampai tulisan ini jadipun dimana saya sudah mendiami pabrik ini 3 tahun lamanya. Sekarang.. ya sekarang ini baru mau buka diri untuk menulis di blog dan entah siapa saja yang mau membaca segala tulisan saya dan hal apa saja yang terlintas di fikiran ini.
Memulai memberikan feedback pada diri sendiri agar semua ini bisa bermanfaat buat orang lain. Tujuan dari semua ini adalah bentuk aktualisasi diri yang bebas dan membawa kebaikkan bersama. Semoga saya selalu dapat masukan dan saran demi baiknya segala tulisan dan kesopanan berbicara. Ini juga sebagai media syiar agama dan keberkahan hidup. Beharap sedikit ini berkah.
22102015
Didepan layar Furnace
Tidak ada komentar:
Posting Komentar