Selasa, 25 Agustus 2015

Efisiensi, Inovasi dan Sinergi di PT. Krakatau Posco


Manajemen dalam industri merupakan hal yang paling utama yang akan memberikan dampak efisien dalam hal biaya produksi, SDM, budaya kerja dan lingkungan sekitar.  Dalam banyak hal, contoh pihak manajemen PT. Krakatau Posco sebagai salah satu pelaku industri yang bergerak dibidang manufaktur khususnya baja,  tidak pernah berhenti melakukan segala upaya inovasi, efisiensi dan sinergi sebagai upaya perusahaan untuk selalu memberikan hasil yang terbaik dan turut serta membangun kejayaan dan kebanggan bangsa.
PT. Krakatau Posco dengan teknologi yang mutakhir diharapkan mampu memberikan kualitas dan harga produk yang bersaing dalam industri baja global. Guna meningkatkan daya saing industri baja secara global PT. Krakatau Posco telah dan akan terus memberi kesempatan karyawan untuk mengikuti training guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)nya. Diharapkan melalui semua ini dapat terjadi sinergi antara teknologi dengan SDM yang handal.
Dalam upaya  meningkatkan kualitas produk baja yang dapat bersaing di pasar global, PT. Krakatau Posco selalu mengupayakan efisiensi, inovasi dan sinergi dalam setiap kegiatan produksi. Melalui proses produksi yang rumit yang terdiri dari beberapa sub proses untuk menghasilkan produk yang berkualitas, Produk baja dihasilkan dan berlangsung pada beberapa mesin melalui beberapa tangan operator, yang bekerja saling berketergantungan satu sama lain yang membentuk dalam satu sistem. Proses selanjutnya dan yang paling akhir adalah produk baja tersebut dapat sampai ke tangan konsumen.
PT. Krakatau Posco sebagai perusahaan telah mengupayakan berbagai aktifitas dalam proses produksi guna mengurangi biaya yang diperlukan antara lain melalui efisiensi. Efisiensi adalah ukuran tingkat penggunaan sumber daya dalam suatu proses. Semakin hemat atau sedikit penggunaan sumber daya, maka prosesnya dikatakan semakin efisien. Proses yang efisien ditandai dengan perbaikan proses sehingga menjadi lebih murah dan lebih cepat.
Langkah efisiensi yang telah dilakukan oleh perusahaan, dalam hal ini mengambil contoh hal energi.  Efisiensi energi dapat merujuk pada bagaimana sebuah perusahaan bisa mengelola penggunaan energi, meliputi monitoring, pengendalian, konservasi dan teknologi yang digunakan dari industri terkait. Adapun aktivitas efisiensi energi antara lain :
-          Menghitung pemanfaatan energi listrik untuk setiap mesin dalam satu plant dengan menggunakan instrument tertentu dan mengumpulkan data penggunaan listrik secara periodik.
-       Melakukan aksi dan kampanye menghemat energi dengan memasang stiker himbauan hemat energi agar mindset setiap karyawan dapat lebih peduli terhadap penghematan energi.
-       Mengumpulkan dan menganalisa alat yang sudah tidak efisien lagi dan melakukan perhitungan investasi yang digunakan.
-       Memantau dari hasil efisiensi yang telah dilakukan, guna melakukan inovasi yang berkelanjutan.
Langkah efisiensi selanjutnya tidak hanya di sektor energi tetapi di berbagai sektor produksi lainnya dengan melibatkan seluruh komponen di perusahaan ini, selain itu perusahaan juga telah membuat program yang mendukung dan telah mengkampanyekan berbagai aktifitas yang mendukung langkah efisiensi, diantaranya adalah : Mega Y, ESS (Employee Sugestion System), dll. Dengan adanya penerapan efisiensi dalam perusahaan maka diharapkan akan mampu meningkatkan kinerja seluruh komponen di perusahaan dan yang utama adalah profit perusahaan yang terus meningkat.
Setiap permasalahan efisiensi harus diimbangi dengan adanya inovasi dari perusahaan. Karenanya PT. Krakatau Posco selalu melakukan inovasi yang berkelanjutan demi terwujudnya “green industri”  yang mana hal ini sesuai dengan misi perusahaan yaitu menciptakan produk yang kompetitif dengan didukung teknologi yang mutakir.
Menurut Stephen Robbins dalam bukunya yang berjudul “ Organization Behaviour” (2005, 165). Pengertian inovasi dapat diartikan sebagai sebuah gagasan atau ide baru yang diterapkan untuk memperbaiki suatu produk dan jasa.
Dari pengertian tersebut Stephen Robbins mempunyai tiga hal yang di fokuskan antara lain:
1.    Produk dan jasa merupakan hasil dari langkah lanjutan adanya gagasan atau ide baru yaitu pengolahan pola pikir dalam mengamati fenomena yang sedang terjadi dalam segala bidang termasuk bidang pendidikan, gagasan atau ide baru ini bisa berupa suatu penemuan dari sebuah gagasan pemikiran, ide, sampai dengan kemungkinan gagasan yang mengkristal.
2.    Gagasan atau ide baru yang di follow up dengan segala kegiatan, kajian, percobaan dan penelitian sehingga dapat melahirkan konsep yang konkret dalam bentuk produk dan jasa yang siap di implementasikan dan dikembangkan termasuk dibidang pendidikan.
3.    Upaya perbaikan ialah usaha yang sistematis untuk melakukan perbaikan dan melakukan penyempurnaan secara bertahap dan terus menerus agar hasil inovasi itu dapat terasa manfaatnya.
Selain itu inovasi juga mempunyai 4 ciri yaitu :
1.    Mempunyai ciri khas artinya sebuah inovasi mempunyai ciri yang khas dalam setiap aspeknya, entah itu program, ide atau gagasan, tatanan, sistem dan kemungkinan hasil yang baik sesuai yang diharapkan. 
2.    Mempunyai ciri atau unsur kebaruan, artinya adalah suatu inovasi harus mempunyai sebuah karakteristik sebagai suatu karya dan buah pemikiran yang mempunyai ke originalan dan kebaruan. 
3.    Program inovasi dilakukan lewat program yang terencana, artinya bahwa sebuah inovasi dilakukan lewat bentuk proses yang tidak tergesa-gesa, tapi dipersiapkan dengan matang, jelas dan direncanakan terlebih dahulu. 
4.    Sebuah Inovasi yang diluncurkan mempunyai tujuan, suatu program inovasi yang dilakukan harus mempunyai arah kemana tujuannya dan target yang ingin dicapai. 
Prinsip utama dari proses inovasi adalah bahwa proses produksi tidak senantiasa berada pada kondisi yang terkendali. Hal ini terjadi karena beberapa hal antara lain, prosedur yang kurang baik, operator yang kurang terlatih, perawatan mesin yang tidak dilakukan secara baik, serta variasi produk yang kurang.
Hal tersebut menjadi tantangan bagi perushaan untuk selalu berinovasi dan menemukan metode dan teknologi baru untuk mengurangi hal- hal yang tidak di inginkan dari suatu proses produksi dan upaya meningkatkan kualitas produk.
Kemudian dengan adanya pengembangan teknologi yang berbasis green plant, kita bisa menjaga kelestarian lingkungan sekitar dengan tetap menjaga hasil buang gas industri yang sesuai ketetapan pemerintah dan bisa memanfaatkan dan mengolah kembali hasil lain proses produksi guna meminimalisasi pencemaran lingkungan.
Selain menghemat energi langkah efisiensi perusahaan meliputi efisiensi tehadap proses pendukung produksi lainnya. Proses inovasi dalam lini produksi dapat dilakukan setelah proses tersebut berjalan dan setelah mengidentifikasi setiap proses yang butuh pengembangan, pengendalian dan pengukuran yang akurat, guna dilakukan inovasi agar proses efisiensi yang berkelanjutan dapat tercapai.
Efisiensi dan inovasi tanpa adanya sinergi yang kuat dari semua element terkait tidak akan pernah mencapai visi dan misi dari perusahaan. Sinergi yang kuat antar karyawan akan membangunkan rasa saling kepedulian terhadap karyawan dan perusahaan. Contohnya : Team Building, Employee day, dll. Juga sinergi dengan alam bagaimana perusahaan ini berupaya dan selalu berinovasi dengan menggunakan teknologi yang aman bagi kelangsungan kehidupan selanjutnya.
Sinergi terhadap lingkungan sekitar meliputi kepedulian perusahaan terhadap kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di lingkungan sekitar perusahaan.  Kepedulian kesehatan contohnya  pengobatan gratis, memperbaiki fasilitas kesehatan dan memberikan sumbangan ambulan, sedangkan kepedulain pendidikan dengan memberikan beasiswa bagi siswa dan siswi  SMA/SMK yang berprestasi di wilayah Cilegon dan kepedulian kesejahteraan contohnya  membersihkan dan membantu memperbaiki fasilitas umum yang telah tidak layak pakai.
Semua elemen tersebut diatas akan saling terikat satu sama lain guna membangun dan mensejahterakan bangsa ini. Dengan  melakukan efisiensi akan membuat industri baja mampu bersaing di pasar global. Penggunaan green technology di PT. Krakatau Posco diharapkan akan mampu menekan biaya produksi dan bersaing di pasar internasional. Langkah efisien, inovasi dan bersinergi terhadap visi dan misi perusaahan akan memberikan nilai kebanggaan kita terhadap bangsa.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar